Kamis, 21 Januari 2016

pengertian dan cara kerja network properties

undefined
undefined
One Way
Pengertian
Jaringan Wireless adalah jaringan yang mengkoneksi dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagai-pakai file, printer, atau akses internet. Teknologi wireless LAN menjadi sangat popular di banyak aplikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realibility teknologi ini sudah siap untuk digunakan dalam skala luas dan komplek pada jaringan tanpa kabel.
Teknologi komunikasi data dengan tidak menggunakan kabel untuk menghubungkan antara klien dan server. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.
Cara Kerja Jaringan Wireless
Untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Ada 3 komponen yang dibutuhkan agar komponen-komponen yang berada dalam wilayah jaringan wireles bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, komponen-komponen tersebut adalah :
·         Sinyal Radio (Radio Signal)
·         Format Data (Data Format)
·         Struktur Jaringan atau Network (Network Structure)
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal adanya 7  Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
1.    Physical Layer (Lapisan Fisik)
2.    Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
3.    Network Layer (Lapisan Jaringan)
4.    Transport Layer (Lapisan Transport)
5.    Session Layer (Lapisan Sesi)
6.    Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
7.    Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Komponen-komponen yang telah disebutkan diatas, masing-masing komponen berada dalam lapisan yang berbeda-beda. komponen-komponen tersebut bekerja dan mengontrol lapisan berbeda. Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan-pantulan, difraksi, line of sight dan obstructed tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.
Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.
Mirip dengan jaringan Ethernet kabel, sebuah wireless LAN mengirim data dalam bentuk paket. Setiap adapter memiliki no ID yang permanen dan unik yang berfungsi sebagai sebuah alamat dan tiap paket selain berisi data juga menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. Sama dengan sebuah adapter Ethernet, sebuat kartu, wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka paket lansung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang menggunakan frekuensi radio, maka ia menunggu sesaat kemudian memeriksanya kembali.
Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu Anda menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun, di rumah Anda atau di kantor. Namun, kebanyakan jaringan nirkabel menggunakan router nirkabel, yang lumayan mahal. Jika Anda memiliki lebih dari satu komputer, Anda dapat mengkonfigurasi jaringan nirkabel tanpa membeli router nirkabel dan dapatlah kita sedikit menghemat biaya.
Dalam sebuah jaringan nirkabel tradisional, sebuah router nirkabel bertindak sebagai base station, mirip dengan stasiun pangkalan untuk telepon tanpa kabel.  Semua komunikasi nirkabel melalui router nirkabel, yang memungkinkan komputer terdekat untuk terhubung ke Internet atau terhubung satu sama lain. jadi dalam hal ini, sebuah komputer dengan wireless cardnya di sulap manjadi router, istilahnya jadi pemancar seperti layaknya router biasa.

Jaringan nirkabel ad hoc lebih cara kerjanya  seperti walkie-talkie, karena komputerberkomunikasi langsung dengan satu sama lain.  Dengan mengaktifkan Internet Connection Sharing pada salah satu komputer, Anda dapat berbagi akses internet.Jaringan ad hoc tampaknya merupakan alternatif lain tanpa menggunakan router nirkabel, tetapi memiliki beberapa kelemahan:
·      Jika komputer yang terhubung ke internet ditutup, semua komputer yang merupakan bagian dari jaringan ad hoc kehilangan akses Internet mereka.
·      Untuk menghubungkan ke Internet, komputer harus memiliki sambungan jaringan kabel.
Untuk menghubungkan komputer Anda ke Internet menggunakan jaringan ad hoc nirkabel, ikuti langkah-langkah berikut:
1.    Aktifkan Internet Connection Sharing pada komputer yang tersambung ke Internet. Anda dapat melewatkan langkah ini jika Anda tidak perlu mengakses Web.
2.    Set up ad hoc jaringan nirkabel pada komputer yang tersambung ke Internet.
3.    Tambahkan komputer Anda yang lain ke jaringan nirkabel. 

Cara mengaktifkan Internet Connection Sharing
Pada jaringan dengan router nirkabel, router memiliki tugas penting dalam komunikasi antara komputer pada jaringan rumah Anda ke Internet. Pada jaringan ad hoc, Anda harus menetapkan salah satu komputer untuk menggantikan tugas ini.  Komputer yang Anda pilih harus memiliki koneksi ke Internet, dan harus ditinggalkan di setiap kali Anda ingin menggunakan komputer Anda yang lain. Akan tetapi jika ingin menghubungkan antara 2 laptop yang memiliki koneksi wireless atau nirkabel, koneksi ke internet yah ngga perlu.Cara mengatur komputer pertama.Untuk mengatur jaringan nirkabel ad hoc yang memungkinkan komputer untuk berbagi koneksi internet tanpa router
1.    Jika diperlukan, pasanglah adapter jaringan nirkabel disetiap komputer.
2.    Klik Start, dan kemudian klik Control Panel.

3.    Di bawah Pilih kategori, klik Sambungan Jaringan dan Internet.
4. Dibawah ikon kontrol panel, klik Network Connections.
5. Klik kanan koneksi jaringan nirkabel Anda, kemudian klik Properties.
6. Dalam Jaringan Koneksi Nirkabel kotak dialog Properties, klik tab Wireless Networks.
7. Pada tab Jaringan Nirkabel, di bawah jaringan yang dipilih, klik Tambah.
8.   Dalam kotak dialog “Wireless network properties” pada tab “Association” masukin nama jaringan ad hoc anda yg disuka dalam kotak “Network name (SSID)” seperti dalam langkah no.10, kali ini kita namakan saja MyHomeNetwork.
9.  Perhatikan jangan conteng kotak dialog “The key is provided for me automatically” dan conteng kotak dialog “This is a computer-to-computer (ad hoc) network”.
10. Buat password 13 digit dan ketikan di kedua kotak “Network key” dan “Confirm Network Key”. Untuk keamanan terbaik, masukin kombinasi termasuk huruf, angka, dan tanda baca. Lalu klik OK.
 11. Klik OK lagi untuk menyimpan perubahan Anda.
Cara Mengatur Komputer Tambahan / Client
Jika komputer yang akan digunakan untuk koneksi ke komputer tadi belum ada adapter wireless atau nirkabel, pasanglah adapter agar bisa menggunakan jaringan wireless atau nirkabel. Windows akan otomatis mendeteksi jaringan yang telah kita buat tadi.
Sekarang caranya menghubungkan komputer Anda ke jaringan nirkabel Anda
Catatan: Langkah-langkah ini berlaku hanya jika Anda menggunakan Windows XP Service Pack 2 (SP2).  Jika Anda belum menginstall SP2, kunjungi Microsoft Update untuk menginstalnya sebelum terhubung ke jaringan ad hoc: 
  • Klik kanan ikon “Wireless Network” di sudut layar kanan monitor anda, lalu klik “View Available Wireless Networks.”
  • Muncul jendela “Wireless Network Connection” dan menampilkan jaringan nirkabel anda yang terdaftar dengan SSID yang anda pilih tadi, Jika anda tidak dapat melihat SSID anda, klik “Refresh Network List” disudut kiri atas. Klik jaringan anda, lalu klik “Connect” disudut kanan bawah.
  • Windows xp akan meminta anda memasukkan kata kunci, masukkan kata kunci ke kotak “Network key” dan “Confirm network key”, laku klik “Connect”.
Windows xp akan melakukan koneksi ke komputer yang telah kita setting jadi server tadi, setelah terhubung dapatlah anda menutup jendela “Wireless Network Connection “. Untuk melakukan koneksi dengan komputer yang lainnya, ikuti langkah2 tadi diatas. Langkah2 ini juga bisa diterapkan untuk melakukan koneksi antara dua laptop yang ada wifi atau wireless network tanpa memakai router. dan berbagi file atau apa saja.

Sumber:http://www.netsprogram.com/tips-detail.php?id=37

Pengertian dan cara kerja perangkat jaringan

 pengertian Perangkat jaringan

Perangkat jaringan komputer adalah perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari jaringan komputer, yaitu :
a. Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
b. Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
c. Akses informasi: contohnya web browsing

2. Cara kerja Jaringan

CARA KERJA JARINGAN
Pengertian dari jaringan (network) adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang saling berhubungan. Informasi dan data dihubungan melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan kompuyter dapat saling bertukar informasi, dokumen dan data, serta mencetak dengan printer yang sama. Selain itu, juga dapat bersama-sama menggunakan hardware atau software yang terhubun dengan jaringan.
Jaringan komputer ada era globalisasi ini hampir merpakanj suatu keharusan, karena penggunaan jaringan komputer dapat membantui pengguna bekerja lebih cepat prktis dan efisien baik tenaga mmaupun waktu.
1. JENIS-JENIS JARINGAN
Jaringan komputer ada 3 jenis, antara lain sebagai berikut:
· Local Area Network (LAN)
Lokal Area Network (LAN) adalah suatu jarinan ang menggabungksn antara perangkat keras dan perangkat lunak setiap komputer dengan mempunyai data yan sama dan mempunyai kecepatantransfer data tingi agar dapat saling bekomunikasi (sharing) dalam area kerja tertentu.
· Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan system jaringan komputer yang mempunyai area kerja antar satu kota dalam suatu provinsi. Area jariongan MAN lebih besar daripada jaringan area LAN. Jaringan MAN berguna untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus dan kantor pusat yan masih ada dalam 1 jangkauannya.
· Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network adalah jaringan komputerv yang ruang lingkupnya mencapai antar provinsi bahkan antar negara. Biasanya menggunakan jaringan satelit atau jariongan bawah laut. Misalnya pada jaringan Bank ABN UMRO.
2. KOMPONEN PERANGKAT KERAS UNTUK PEMBANGUNAN JARINGAN
Untuk membangun jaringan LAN dibutuhkan beberapa komponen penting, diantaranya sebagai berikut.
a. Komputer untuk server, yaitu suatu komputer yang dijadikan sebagai pusat atau pengandali yan berisi program dan data serta berfungsi sebagai penyedia layanan kepada komputer atau program lain yan sama atau berbeda.
b. Komputer untuk workstation (client), yaitu komputer yang dijadikan sebgai client, yang bekerja sebagai pengolah data yan diakses dari komputer server.
c. LAN card atau NIC (Network Interface Card), yaitu perangkat keras untuk melakukan komunikasi antar komputer atau antar jaringan
d. Hub, digunakan untuk menghubungkan beberapa antar segmen Ethernet menjadi satu segmen. Dalam hal ini, komputer yang terhubung dalam sebuah hub melakukan pertukaran data secara bergantian.
e. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), digunakan untuk menghubungkan komputer dalam suatu jaringan.
f. Konektor RJ 45 merupakan penghubung atau konektor untuk kabel UTP.
Selain komponen untuk perangkat keras di atas peralatan lain yang dibutuhkan untuk meningkatkan atau memperluas jaringan (Internetworking) adlah sebagai berikut.
1. switch, berfungsi untuk mengalokasikan jalur lalu lintas data dari setiap segmenjaringan ke jaringan tujuan. Dengan menggunakan switch, lalu lintas dari dan ke beberapa segmen jaringan daopat dilakukan seara bersama-sama.
2. repeater, meupakan periferal untuk mengulangi sinyal yangditerima sebelum dikiri ke alamat tujuan dalam system jaringan. Repeaterini dapat tergabuing dengan hub yang sering disebut denan hub aktif
3. bridge, merupakan periferal jaringan mengubungkan beberapa segmen jaringan sepanjang jalur data. Periferal ini digunakan untuk menggabungkan beberapa jaringan.
4. gateaway, yaitu alat alat yang dipakai jika jarinan osi dari 2 buah jaringan LAN benar-benar tidak identik. OSI merupakan suatu standar komunikasi antar mesin yang terdiri atas 7 lapisan. Jika OSI berasal dari jaringan yang berbeda, maka jaringan menggunakan arsitektur yang berbeda pula. Hal ini berarti ketrujuh lapisan OSI juga berlainan.
3. TOPOLOGI JARINGAN
Topologiu jaringan merupakan arsitektur komputer jaringan, yaitu bagfaiman suatu jaringan disusun sedemekian rupa sehingga komputer dapat salin terhubung satu dengan yang lainnya.
a. Topologi Bus
Jaringan yang menggunaka topologi bus diseut uga dengan linier bus karena hubungannya hanya melalui satu kabek yang linier
b. Topologi Star (bintang)
Dalam topologi star, hubungan antarnode duhubungkan dengan peralatan yang disebut dengan hub atau concentrator.
c. Topologi Ring
Setiap node dalam topologi ring saling berhubungan dengan node lainnya sehingga berbentuk seperti lingkaran.
4. PERALATAN JARINGAN
Hubungan komunikasi antar komputer harus mengunaka suatu peralatan yang dipasang.
a. kartu antar muka jaringan ( NIC)
kartu antar muka jaringan yang disingkat NIC atau juga disebut adaptor merupakan peraalatan utama yang harus ada uintuk menunjang komunikai antar komputer.
b. Media Penghubung Jaringan
1. jaringan menggunakan kabel (Wired Network)
beberapa macam kabel yang sering digunakan pada jaringan komputer, antara lain:
a) kabel UTP ( Unshielded Twisted Pair)
b) kabel STP ( Shielded Twisted Pair)
c) kabel koaksial
d) serat optik
5. PROTOKOL JARINGAN
Merupakan suatu yang sama dalan cara komunikasi berkomunikasi antar komputer.
· Protokol Komunikasi Antarperalatan Jaringan
· Protokol Dari Siste Operasi Yang Digunakan
6. CARA KERJA JARINGAN
Cara kerja dan jaringan komputer dapoat dilihat dari tipe jaringannya
A. Jaringan Berbasis Server
Disebut juga client-server terdiri dari server yang biasanya menggunakan system operasi windows 2000 server, dan cloent menggunakan system operasi Windows 98se, Windows 2000 profesional dan windows xp sert yang lainnya.
B. Jaringan Peer To Peer
Pada jaringan peer to peer, setiap kompurter dapat membuka account user dan berbagi sumber (sharing) dengan komputer yang lain dalam suatu jaringan, sehingga bersifat sebagai server sekaligus bersikap workstation.
7. MODEM
Dua jenis modem :
a. modem internal
b. modem eksternal
merek modem yang dapat anda temukan di pasaran antara lain:
a. robotic
b. prolink
c. rockwell’
d. tp-link
e. d-link

Kamis, 14 Januari 2016

Pengertian dan cara kerja LAN dan Internet

Pengertian dan Prinsip Kerja LAN

LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.
Dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerjasama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama.
LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuantentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu.
Beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN adalah sebagai
berikut:
•Workstation
————
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer
yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.
Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone) dapat pula menggunakan
jaringan untuk bertukar data dengan workstation atau user yang lain.
•Server
——-
Perangkat keras (hardware) yang berfungsi untuk melayani jaringan dan
workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.pada umumnya sumber
daya (resources) seperti printer, disk, dan sebagainya yang hendak
digunakan secara bersama oleh para pemakai di workstation berada dan
bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server,
file server, print server, dan suatu server juga dapat mempunyai beberapa
fungsi pelayanan sekaligus.
•Link (hubungan)
—————-
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut
secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari
link adalah:
1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps
2.Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit
•Network Interface Card (NIC)
—————————–
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang
dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan
Network Interface Card (NIC).
•Network Software
—————–
Tanpa adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dikehendaki. Software ini juga yang memungkinkan sistem
komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.
Peralatan Pendukung LAN
=======================
a.Repeater
————
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.
b.Hub
—–
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision
c.Bridge
——–
•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port
d.Switch
——–
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)
e.Router
——–
•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN
 sumber: https://smkn1pangandaran.wordpress.com/pembelajaran/pengertian-lan-dan-prinsip-kerjanya/


*LAN ( Local Area Network )
Contohnya sekolah ataupun perkantoran yang membutuhkan hubungan atau koneksi antara dua komputer atau lebih dalam suatu ruangan.

Beberapa Prinsip Kerja yang Penting dari Jaringan LAN

Setelah mengetahui secara garis besar tentang apa itu jaringan LAN, maka kita akan membahasa mengenai prinsip kerja dari jaringan LAN. Sebelum mempelajari mengenai prinsip kerjanya, maka kita harus tahu terlebih dahulu perangkat keras yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan LAN, seperti : komputer server, client, hub, switch dan lainnya.
  1. Komputer server adalah komputer induk dan menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh user atau client
  2. Komputer client atau user akan mengambil dan juga mengakses informasi dari komputer server secara bersamaan
  3. Paket data dan juga informasi yang diminta oleh komputer client atau user akan ditransmisikan oleh komputer server (yang berperan sebagai transmitter) melalui kabel jaringan ataupun media konektivitas wireless
  4. Paket data atau informasi yang dikirimkan oleh server kemudian akan melalui beberapa perangkat keras jaringan, seperti hub, switch, dan juga bridge, yang akan membagi paket-paket data tersebut sesuai dengan jalur yang sudah dibuat.
  5. Setelah paket data dan informasi terpecah dan ditransmisikan, maka komputer user atau client yang pada awalnya melakukan request, aka berperan sebagai receiver, yang siap menerima informasi dan juga paket data yang dikirmkan oleh server.
  6. Dalam proses transfer dan juga transmisi datanya, sebuah informasi atau paket data akan melewati layer atau lapisan tertentu untuk dapat didefinisikan dan juga ditransmisikan ke setiap perangkat-perangkat jaringan.
  7. Komputer server maupun komputer client yang saling trhubung dalam jaringan LAN, akan menggunakan protocol protocol jaringan tertentu, agar bisa saling terhubung, dan saling berkomunikasi, seperti protocol TCP / IP
LAN juga bisa dimanfaatkan untuk mentransmikan jaringan internet baik secaa nirkabel ataupun menggunakan kabel. Prinsipnya hanya dengan menggunakan access point, ataupun router yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet. Anda hanya perlu menghubungkan beberapa komputer user tersebut dengan access point atau router yang sidah memiliki akses internet, dan semuak komputer yang tersambung ke dalam jaringan LAN tersebut bisa melakukan akses ke dalam jaringan internet.
  Sumber: http://dosenit.com/jaringan-komputer/konsep-jaringan/prinsip-kerja-local-area-network        


Pengertian Internet

Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya diseluruh dunia. Dengan Internet, komputer dapat saling terhubung untuk berkomunikasi, berbagi dan memperoleh informasi.  Dengan begitu maraknya informasi dan kegiatan di Internet, menjadikan Internet seakan-akan sebagai dunia tersendiri yang tanpa batas. Dunia didalam Internet disebut juga dengan dunia maya (cyberspace). internet (dengan huruf  “i” bukan kapital) sebenarnya adalah suatu sistem global jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol (TCP/IP). Rangkaian internet yang terbesar disebut Internet (dengan huruf “i” kapital). Jadi internet adalah sebuah sistem dan Internet merupakan nama dari salah satu sistem terbesarnya.

 

CARA KERJA INTERNET
Terjadinya sebuah dunia bernama Internet memang sangat rumit. Bagaimana tidak, seluruh orang didunia ingin dilayani permintaan komunikasinya secara praktis, dalam waktu relatif singkat dengan berbagai bentuk format data. Tentunya agar semua permintaan dapat dilayani dibutuhkan suatu sistem aturan yang rumit pula. Cara kerja Internet diatur dalam serangkaian peraturan dan standar yang disebut dengan protokol. Untuk memahami bagaimana Internet bekerja kita harus memahami terlebih dahulu bagaimana protokol tersebut bekerja.
Protokol yang digunakan pada Internet disebut dengan TCP/IP. TCP/IP inilah yang mengendalikan, mengatur, atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer (node). TCP/IP memiliki lapisan-lapisan (layer) yang tiap lapisannya memiliki peran masing-masing dalam mengatur lalu lintas paket-paket data agar dapat ditransmisikan dengan baik tanpa rusak atau hilang. Paket data tersebut tentunya berasal dari beragam jaringan komputer berbeda, perangkat berbeda, jarak berbeda.Dengan segala macam perbedaan tersebut, beserta jumlah pengguna diseluruh dunia, dapat dibayangkan betapa luar biasa rumitnya bukan?. Berikut ini sedikit ulasan mengenai lapisan-lapisan pada TCP/IP:
1.       Aplication Layer
Aplication Layer (Lapisan aplikasi) bertindak sebagai antarmuka antara pengguna dan sistem, sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakan Internet tanpa direpotkan detail sistem pengelolaan dan transmisi data yang rumit. Lapisan ini memiliki aplikasi khusus protokol seperti hypertext transfer protocol (HTTP), email, chatting, atau file transfer protocol (FTP), dll, yang berkomunikasi dengan lapisan dibawah berikutnya.
2.       Transmission Control Protocol (TCP) Layer
Lapisan ini berada antara lapisan aplikasi dan lapisan protokol Internet (IP).Lapisan ini berfungsi untuk menerima dan mengarahkan data ke aplikasi tertentu menggunakan nomor port.
3.       Internet Protocol (IP) Layer
Tugas utama dari lapisan ini adalah memberikan identifikasi mesin pada jaringan. Identifikasi diperlukan layaknyasebuah alamat tiap rumah yang bersifat unik/berbeda karena setiap rumah tersebut berada pada tempat yang berbeda, tentu untuk mengirimkan paket agar sampai ketujuan diperlukan alamat yang tepat. Internet protokol berfungsi untuk memberikan alamat yang berbeda pada tiap perangkat jaringan.
4.       Hardware Layer
Hardware Layer (lapisan perangkat keras) sesuai denga namanya berfungsi secara fisik menghubungkan komputer ke media transmisi data. Media transmisi tersebut dapat berupa saluran telepon, jaringan selular atau koneksi satelit. Lapisan ini termasuk modem, kartu ethernet dan perangkat keras yang langsung terhubung dengan proses transmisi data. Lapisan ini juga yang berperan dalam menerjemahkan sinyal digital berupa bilangan biner yang dapat dimengerti oleh komputer menjadi sinyal analog yang dapat ditransmisikan lewat saluran telepon dan sebaliknya apabila diperlukan.
Agar komunikasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan agar data dapat dikirim dari komputer pengirim dengan akurat ke komputer tujuan, Internet juga membutuhkan suatu sistem penjaluran (routing) dan pengalamatan. Bayangkan, tentu kita tidak dapat mengirim sesuatu tanpa mengetahui alamat penerima. Oleh karena itu, setiap komputer yang terhubung ke jaringan Internet memiliki suatu alamat yang menggambarkan komputer tersebut secara unik. Artinya masing-masing komputer memiliki alamat yang berbeda. Alamat tersebut disebut dengan IP Adress.Seperti yang dijelaskan di muka, pada protokol TCP/IP lapisan Internet Protokol (IP) adalah lapisan yang bertugas untuk memberikan IP Adress kepada tiap komputer/mesin jaringan. IP Adress adalah deretan angka biner (angka biner adalah angka yang hanya terdiri dari bilangan 0 dan 1) antara 32-bit sampai 128-bit yang dipakai untuk mengidentifikasi tiap komputer host dalam jaringan Internet. Sistem pengalamatan IP tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu IPv4 dan IPv6. Contoh dari IP Adress adalah 121.243.222.123 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Karena IP Adress umumnya sulit diingat oleh manusia, maka jaringan Internet juga menggunakan suatu sistem penamaan komputer agar nama komputer (Domain name/host name) menjadi berbentuk kata atau frasa. Kata atau frasa semisal “wordpress.com” tentunya lebih mudah diingat daripada deretan nomor IP Adress seperti “121.243.222.123”. Sistem yang menyimpan suatu informasi tentang nama komputer host atau domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) disebut dengan Domain Name System (DNS). DNS menyediakan servis yang sangat penting untuk Internet. Fungsi dari DNS bisa dianggap seperti buku telepon Internet, dimana saat pengguna mengetikan “indosat.net.id” pada browser maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140:83 (Ipv6).
Sebuah komputer pengguna (Client Computer) yang hendak dihubungkan ke jaringan Internet, pada awalnya harus terhubung kesebuah Server. Sebuah server akan mengatur akses dan mengirimkan data-data dari dan kedalam Internet yang diminta oleh beberapa client, sehingga komputer client dapat mengakses berbagai fasilitas yang terdapat di Internet seperti web, chat, email, dan lain sebagainya.

Gambar 1: Bagan Cara Kerja Internet Pada Saat Transmisi Data Antara Dua Buah Node
Ketika seseorang mengirimkan data lewat Internet, katakanlah bahwa user-A dan user-Bmerupakan masing-masing pengguna jaringan Internet (lihat gambar 1). User-A menggunakan layanan Internet dengan browser. Pada saat menjalankan browser, user-A hanya berkomunikasi secara langsung dengan lapisan aplikasi. Tindakannya disampaikan melalui lapisan aplikasi pada lapisan TCP. Lapisan TCP berkomunikasi dengan lapisan IP, kemudian lapisan IP berhubungan ke perangkat keras. Bersamaan dengan berjalannya semua itu, masing-masing protokol dengan sistemnya mengatur agar tiap lapisannya berfungsi dengan cara yang tepat. Untuk kemudian data atau permintaan dari user-A dikirim ke user-B, melalui jalur kerangka Internet.Pada saat user-A mengirimkan data berupa teks ke user-B, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga komputer user-B sebagai penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman dan menyusun kembali paket-paket tersebut menjadi susunan teks seperti aslinya. Bayangkan betapa luar biasanya Internet bekerja, bahwa semua proses rumit tersebut dapat dilakukan hanya dalam hitungan detik. Dan kita hanya menikmati hasilnya tanpa perlu lagi memikirkan prosesnya J.


Menginstal program melalui jaringan komputer

Menginstal program melalui jaringan

    1. Klik kanan my computer>explorer
      2. Pada kolom address ketik tanpa tanda petik”\\(nama komputer\ip address)
      3. Akan muncul folder yang telah di shearch oleh pemilik computer
      4. Pilih program yang akan diinstall
      5. Klik next dan tunggu hingga penginstalan selesai

dari: http://mazearyloverz.blogspot.co.id/2012/05/menginstal-program-melalui-jaringan.html


Menginstal software Jaringan


Komunikasi awalnya bergantung pada transportasi: jalan antar kota, antar provinsi/negara  bagian  kemudian  antar  negara/benua. Kemudian  komunikasi dapat terjadi jarak jauh melalui telegraf (1844), telepon (1867), gelombang radio elektromagnetik (1889), radio komersial (1906), televisi broadcast (1931), kemudian  melalui televisi, dunia jadi lebih kecil karena orang dapat mengetahui dan mendapatkan informasi tentang yang terjadi di bagian lain dunia ini.
Dalam telekomunikasi, informasi disampaikan melalui sinyal. Sinyal ada dua macam:
1.  Digital: secara spesifik mengacu pada informasi yang diwakili oleh dua keadaan 0 atau 1. Data digital dikirimkan dengan diwakili dua kondisi saja yaitu 0 dan 1.
2.   Analog: sinyal yang terus menerus dengan variasi kekuatan dan kualitas.
Misalnya suara, cahaya dan suhu yang dapat berubah-ubah kekuatannya dan kualitasnya. Data analog dikirimkan dalam bentuk yang berkelanjutan, sinyal elektrik berkelanjutan dalam bentuk gelombang
Televisi, telepon dan radio adalah teknologi telekomunikasi yang menggunakan sinyal analog, sedang komputer menggunakan sinyal digital untuk transfer informasi. Namun saat ini sinyal digital juga digunakan untuk suara, gambar dan gabungan keduanya.
Di sisi lain, komputer yang awalnya dimanfaatkan sebagai mesin penghitung dan
pengolah data, digunakan sebagai alat komunikasi sejak adanya jaringan komputer.
1. Tujuan Jaringan computer
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer berjumlah banyak yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya. Dua buah komputer misalnya dikatakan terkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasi. Bentuk koneksi dapat melalui kawat tembaga, serat optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.
Dalam suatu jaringan komputer: Pengguna harus secara eksplisit :
–     masuk atau log in ke sebuah mesin
–     menyampaikan tugas dari jauh
–     memindahkan file-file
–     menangani sendiri secara umum seluruh manajemen jaringan
Jaringan komputer menjadi penting bagi manusia dan organisasinya karena jaringan komputer mempunyai tujuan yang menguntungkan bagi mereka. Tujuan jaringan komputer adalah untuk:
  1. resource sharing / berbagi sumber : seluruh program, peralatan dan data yang dapat digunakan oleh setiap orang yang ada dijaringan tanpa dipengaruhi lokasi sumber dan pemakai. Misalnya: Staff TU mengirimkan daftar siswa baru ke perpustakaan dalam bentuk print out dengan langsung mencetaknya di printer perpustakaan dari computer di TU. Atau sebaliknya staff perpustakaan mendapatkan langsung file daftar siswa baru yang disimpan di komputer staff TU.
  2. high reliability / kehandalan tinggi : tersedianya sumber-sumber alternatif kapanpun diperlukan. Misalnya pada aplikasi perbankan atau militer, jika salah satu mesin tidak bekerja, kinerja organisasi tidak terganggu karena mesin lain mempunyai sumber yang sama.
  3. menghemat uang: membangun jaringan dengan komputer-komputer kecil lebih murah dibandingkan dengan menggunakan mainframe. Data disimpan di sebuah komputer yang bertindak sebagai server dan komputer lain yang menggunakan data tersebut bertindak sebagai client. Bentuk ini disebut Client-server.
  4. Scalability / skalabilitas : meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.
  5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.
  6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh
  7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain
  8. hiburan interaktif
Dalam pengenalan jaringan komputer, pembahasan dilihat dari dua aspek : perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam perangkat keras pengenalan meliputi jenis transmisi, dan bentuk-bentuk jaringan komputer atau topologi. Sedangkan dalam pembahasan perangkat lunaknya akan meliputi susunan protokol dan perjalanan data dari satu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan.
2. Perangkat Keras : Klasifikasi Jaringan Komputer
Ada dua klasifikasi jaringan komputer yaitu dibedakan berdasarkan teknologi transmisi dan jarak.
2.1.    Teknologi Transmisi
Secara garis besar ada dua jenis teknologi transmisi:
a.  Jaringan Broadcast
memiliki saluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket dan dikirimkan oleh suatu mesin kemudian diterima oleh mesin-mesin yang lainnya. Bagian alamat pada paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket ditujukan. Saat menerima sebuat paket, mesin akan cek bagian alamat, jika paket tersebut untuk mesin itu, maka mesin akan proses paket itu. Jika bukan maka mesin mengabaikannya.
b.  Jaringan Ppoint-To-Point
terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari satu sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak rute (route) yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point.
Sebagai pegangan umum (walaupun banyak pengecualian), jaringan yang lebih kecil dan terlokalisasi secara geografis cenderung memakai broadcasting, sedangkan jaringan yang lebih besar umumnya mengunakan point-to-point.
2.2.  Jarak
Jarak adalah hal yang penting sebagai ukuran klasifikasi karena diperlukan teknik-teknik yang berbeda untuk jarak yang berbeda. Tabel berikut menggambarkan hubungan antar jarak dan prosessor yang ditempatkan pada tempat yang sama.
Jarak antar prosessor
Prosesor di tempat yang sama
Jenis jaringan
0.1 m
Papan rangkaian Data flow machine: komputer-komputer paralel, memiliki beberapa unit fungsi yang semuanya bekerja untuk program yang sama
1 m
Sistem Multicomputer, sistem yang berkomu-nikasi dengan cara mengirim pesan-pesannya melalui bus* pendek dan sangat cepat.
10 m
Ruangan Local Area Network (LAN)
100 m
Gedung Local Area Network (LAN)
1 km
Kampus Local Area Network (LAN)
10 km
Kota Metropolitan area Network (MAN)
100 km
Negara Wide Area Network (WAN)
1.000 km
Benua Wide Area Network (WAN)
10.000 km
Planet Internet
*Jalan data elektrik yang mana bit dikirimkan dalam CPU, antar CPU dan komponen-komponen lain di mainboard.
Secara sederhana dijelaskan secara singkat LAN, MAN, WAN dan Internet.
  • LAN: menghubungkan komputer-komputer pribadi dalam kantor perpusahaan, pabrik, sekolah atau kampus: LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan 3 karakteristik : ukuran, teknologi transmisi dan topologi jaringan.
Topologi LAN jenis broadcast : BUS (kabel linier)
Topologi LAN jenis broadcast: RING
Topologi LAN jenis point-to-point : STAR
  • MAN : Merupakan versi LAN ukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN mampu menunjang data dan suara, dan bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa kabel output.
  • WAN : Mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. Mesin ini disebut HOST. HOST dihubungkan oleh sebuah subnet komunikasi atau cukup disebut SUBNET. Tugas subnet adalah membawa pesan dari satu host ke host lainnya. Pada sebagian besar WAN subnet terdiri dari 2 komponen: kabel transmisi dan elemen switching.

  • Internet : Terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk dapat komunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kompatibel dan berbeda. Kadang menggunakan mesin yang disebut GATEWAY sebagai penerjemah antar jaringan yang tidak kompatibel. Kumpulan jaringan yang terkoneksi disebut INTERNETWORK atau INTERNET. Bentuk INTERNET yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan oleh WAN.
3. Perangkat Lunak: Susunan Protokol Jaringan Komputer
Jaringan diorganisasikan sebagai suatu tumpukan lapisan (layer). Tujuan tiap lapisan adalah memberikan layanan kepada lapisan yang berada di atasnya. Misal lapisan 1 memberi layanan terhadap lapisan 2. Masing-masing lapisan memiliki protokol. Protokol adalah aturan suatu “percakapan” yang dapat dilakukan. Protokol mendefinisikan format, urutan pesan yang dikirim dan diterima antar sistem pada jaringan dan melakukan operasi pengiriman dan penerimaan pesan. Protokol lapisan ke-n pada satu mesin akan berbicara dengan protokol lapisan ke-n pula pada mesin lainnya. Dengan kata lain, komunikasi antar pasangan lapisan ke-n, harus menggunakan protokol yang sama. Misal, protokol lapisan 3 adalah IP, maka akan ada pertukaran data secara virtual dengan protokol lapisan 3, yaitu IP, pada stasiun lain
Pada kenyataannya protokol lapisan n+1 pada satu mesin tidak dapat secara langsung berbicara dengan protokol lapisan n+1 di mesin lain, melainkan harus melewatkan data dan kontrol informasi ke lapisan yang berada di bawahnya (lapisan n), hingga ke lapisan paling bawah. Antar lapisan yang “berkomunikasi”, misal lapisan n dengan lapisan n+1, harus menggunakan suatu interface(antar muka) yang mendefinisikan layanan-layanannya. Himpunan lapisan dan protokol disebut arsitektur protokol. Urutan protokol yang digunakan oleh suatu sistem, dengan satu protokol per lapisan, disebut stack protocol. Agar suatu paket data dapat saling dipertukarkan antar lapisan, maka paket data tersebut harus ditambahkan suatu header yang menunjukkan karakteristik dari protokol pada lapisan tersebut.
Satu stasiun dapat berhubungan dengan stasiun lain dengan cara mendefinisikan spesifikasi dan standarisasi untuk segala hal tentang media fisik komunikasi dan juga segala sesuatu menyangkut metode komunikasi datanya. Hal ini dilakukan pada lapisan 1.
Pemberian Header pada Lapisan-lapisan
Karena begitu kompleknya tugas-tugas yang harus disediakan dan dilakukan oleh suatu jaringan komputer, maka tidak cukup dengan hanya satu standard protokol saja. Tugas yang komplek tersebut harus dibagi menjadi bagian- bagian yang lebih dapat di atur dan diorganisasikan sebagai suatu arsitektur komunikasi.
Menanggapi hal tersebut, suatu organisasi standard ISO (International Standard Organization) pada tahun 1977 membentuk suatu komite untuk mengembangkan suatu arsitektur jaringan. Hasil dari komite tersebut adalah Model Referensi OSI (Open Systems Interconnection). Model Referensi OSI adalah System Network Architecture (SNA) atau dalam bahasa Indonesianya Arsitektur Jaringan Sistem. Hasilnya seperti pada Gambar OSI Layer dan Header yang menjelaskan ada 7 lapisan (layer) dengan nama masing-masing.
OSI Layer dan Header
Gambar OSI Layer dan Header juga menggambarkan header-header yang diberikan pada setiap lapisan kepada data yang dikirimkan dari lapisan ke lapisan.
OSI Model: Gambaran Tiap Layer
Setiap lapisan memiliki tugas yang berbeda satu sama lain. Berikut masing- masing tugas dari tiap lapisan:
7) Application Layer : menyediakan layanan untuk aplikasi misalnya transfer file, email, akses suatu komputer atau layanan.
6) Presentation Layer : bertanggung jawab untuk menyanjikan informasi. Lapisan ini membuat dua host dapat berkomunikasi.
5) Session Layer : membuat sesi untuk proses dan mengakhiri sesi tersebut. Contohnya jika ada login secara interaktif maka sesi dimulai dan kemudian jika ada permintaan log off maka sesi berakhir. Lapisan ini juga menghubungkan lagi jika sesi login terganggu sehingga terputus.
4) Transport Layer :  lapisan ini mengatur pengiriman pesan dari host-host di jaringan. Pertama data dibagi-bagi menjadi paket-paket sebelum pengiriman dan kemudian penerima akan menggabungkan paket-paket tersebut menjadi data utuh kembali. Lapisan ini juga memastikan bahwa pengiriman data bebas kesalahan dan kehilangan paket data.
3) Network Layer : lapisan bertanggung jawab untuk menerjemahkan alamat logis jaringan ke alamat fisik jaringan. Lapisan ini juga memberi identitas alamat, jalur perjalanan pengiriman data, dan mengatur masalah jaringan misalnya pengiriman paket-paket data.
2) Data Link Layer : lapisan data link mengendalikan kesalahan antara dua komputer yang berkomunikasi lewat lapisan physical. Data link biasanya digunakan oleh hub dan switch.
1) Physical Layer : lapisan physical mengatur pengiriman data berupa bit lewat kabel. Lapisan ini berkaitan langsung dengan perangkat keras seperti kabel, dan kartu jaringan (LAN CARD).
Selain referensi model arsitektur protokol OSI, ada model arsitektur protokol yang umum digunakan yaitu TCP/IP (Transfer Control Protokol/Internet Protocol). Arsitektur TCP/IP lebih sederhana dari pada tumpukan protokol OSI, yaitu berjumlah 5 lapisan protokol. Jika diperhatikan pada Gambar Perbandingan TCP/IP dan OSI, ada beberapa lapisan pada model OSI yang dijadikan satu pada arsitektur TCP/IP. Gambar tersebut juga menjelaskan protokol-protokol apa saja yang digunakan pada setiap lapisan di TCP/IP model.
Beberapa protokol yang banyak dikenal adalah FTP (File Transfer Protocol) yang digunakan pada saat pengiriman file. HTTP merupakan protokol yang dikenal baik karena banyak digunakan untuk mengakses halaman-halaman web di Internet.
Perbandingan TCP/IP dan OSI
Berikut ini penjelasan lapisan layanan pada TCP/IP :
»   Lapian Application, menyediakan komunikasi antar proses atau aplikasi pada host yang berjauhan namun terhubung pada jaringan.
»   Lapisan Transport (End-to-End), menyediakan layanan transfer end-to- end. Lapisan ini juga termasuk mekanisme untuk menjamin kehandalan transmisi datanya. Layanan ini tentu saja akan menyembunyikan segala hal yang terlalu detail untuk lapisan di atasnya.
»   Lapisan Internetwork, fokus pada pemilihan jalur (routing) data dari host sumber ke host tujuan yang melewati satu atau lebih jaringan yang berbeda dengan menggunakan router.
»   Layanan Network Access/Data link, mendefinisikan antarmuka logika antara sistem dan jaringan.
»   Lapisan Physical, mendefinisikan karakteristik dari media transmisi, pensinyalan dan skema pengkodean sinyal
4. Aplikasi Jaringan Komputer
Jaringan komputer saat ini diterapkan hampir dalam semua tempat seperti: bank, perkantoran, universitas, rumah sakit, bidang pariwisata, hotel, dan bahkan rumah. Semua ini diawali dengan komputerisasi. Komputerisasi memberikan kemudahan dalam penyelesaian banyak tugas dan meningkatkan kebutuhan untuk saling berbagi informasi antar bagian terkait, dan kebutuhan untuk pengamanan dan penyimpanan data. Kebutuhan tersebut kemudian dijawab oleh teknolgi jaringan komputer.
Hingga saat ini jaringan komputer sudah menjadi kebutuhan umum masyarakat, dan karena itu pemahaman dasar tentang jaringan komputer diperlukan, terutama bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia teknolgi informasi.

sumber : https://kkpismkgondang.wordpress.com/materi-kelas-xi/menginstal-software-jaringan/

Kamis, 08 Oktober 2015

tugas konten


Penjelasan mengenai URL, HTTP, FTP, UDP, POP3, SMTP, PROXY, ROUTER,  BRIDGE, ACCESS POINT, FIBER OPTIC, MODEM, CODEC, LAN, PORT, WEB SERVER, DATABASE SERVER, FILE SERVER, CLOUD


a. Pengertian URL (Uniform Resource Locator) adalah rangkaian karakter menurut suatu format standar tertentu, yang digunakan untuk menunjukkan alamat suatu sumber seperti dokumen dan gambar di Internet. URL pertama kali diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1991 agar penulis-penulis dokumen dokumen dapat mereferensikan pranala ke World Wide Web. Sejak 1994, konsep URL telah dikembangkan menjadi istilah Uniform Resource Identifier (URI) yang lebih umum sifatnya.
b. HTTP Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yang mana adalah suatu protokol yang digunakan oleh World Wide Web. HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. Arti Http HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. Sebagai contoh, ketika Anda mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser Anda, maka sebenarnya web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server.
c.File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client. FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
d. UDP adalah kependekan dari User Datagram Protocol metupakan bagian dari internet protocol. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat mengirimkan pesan kepada komputer lain dalam jaringan lain tanpa melakukan komunikasi awal.
e. POP3 (Post Office Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.
 f. Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) adalah protokol standar untuk pengiriman email di Internet. SMTP menggunakan TCP port 25 atau 2525 dan kadang-kadang Anda dapat memiliki masalah untuk mengirim pesan Anda jika ISP Anda telah menutup port 25 .
g. Pengertian proxy adalah server yang menyediakan suatu layanan untuk meneruskan setiap permintaan user kepada server lain yang terdapat di internet. Atau definisi proxy server yang lainnya yaitu suatu server atau program komputer yang mempunyai peran sebagai penghubung antara suatu komputer dengan internet.
h. Pengertian router. Router merupakan perangkat keras jaringan komputer yang dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang sama atau berbeda. Router adalah sebuah alat untuk mengirimkan paket data melalui jaringan atau internet untuk dapat menuju tujuannya, proses tersebut dinamakan routing. Proses routing itu sendiri terjadi pada lapisan 3 dari stack protokol tujuh-lapis OSI. Router terkadang digunakan untuk mengoneksikan 2 buah jaringan yang menggunakan media berbeda, seperti halnya dari Ethernet menuju ke Token Ring. Itulah pengertian router.
 i. Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak; jika segmennya berbeda, paket diteruskan ke segmen tujuannya. Bridge juga bisa mencegah pesan rusak untuk tak menyebar keluar dari satu segmen.
j. Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan. Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait. Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.
k. Fiber optic adalah media transmisi yang terbuat dari serat kaca dan plastik yang menggunakan bias cahaya dalam mentransmisikan data. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit.
 l. Modem yaitu singkatan dari modulator dan demodulator. Modulator berfungsi untuk melakukan proses menumpangkan data pada sinyal informasi ke sinyal pembawa agar dapat dikirim ke pengguna melalui media tertentu, proses ini biasa disebut dengan proses modulasi. pada proses ini data dari komputer yang berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog. Sedangkan Demodulator berfungsi sebagai proses mendapatkan kembali data yang dikirim oleh pengirim. Pada proses ini data akan dipisahkan dari frekuensi tinggi dan data yang berupa sinyal analog akan diubah kembali menjadi sinyal digital agar bisa dibaca oleh komputer. m. Codec adalah singkatan dari Code-Decoder (sebagian menyebutnya Compressor-Decompressor) dan digunakan untuk menjelaskan segala sesuatu yang mengubah data kedalam bentuk lain untuk disimpan atau transimisi, dan mengubahnya kembali agar dapat digunakan.


Penjelasan mengenai PROTOCOL, INTERNET PROTOCOL, TRANSFER CONTROL PROTOCOL (TCP), INTERNET ADDRESS, IPv4, IPv6, X25, Novell Netware, ARPA, UTP, STP, Information System, Network Sharing, Audio Streaming, Video Streaming, dan Teleconference]

1. PROTOCOL Protokol adalah aturan-aturan main yang mengatur komunikasi diantara beberapa komputer di dalam sebuah jaringan, aturan itu termasuk di dalamnya petunjuk yang berlaku bagi cara-cara atau metode mengakses sebuah jaringan, topologi fisik, tipe-tipe kabel dan kecepatan transfer data, dimana protokol-Protokol yang dikenal adalah sebagai berikut : 1. Ethernet 2. Local Talk 3. Token Ring 4. Token Bus 5. Time Division Multiple Access (TDMA) 6. Polling 7. FDDI 8. ATM
2. INTERNET PROTOCOL Protokol Internet (Inggris Internet Protocol disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Versi IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (IPv4) yang didefinisikan pada RFC 791 dan dipublikasikan pada tahun 1981, tetapi akan digantikan oleh IP versi 6 pada beberapa waktu yang akan datang. Protokol IP merupakan salah satu protokol kunci di dalam kumpulan protokol TCP/IP. Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya. Metode yang digunakannya adalah connectionlessyang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi. Selain itu, protokol ini juga tidak menjamin penyampaian data, tapi hal ini diserahkan kepada protokol pada lapisan yang lebih tinggi (lapisan transport dalam OSI Reference Model atau lapisan antar host dalam DARPA Reference Model), yakni protokol Transmission Control Protocol(TCP).
3. TRANSFER CONTROL PROTOCOL (TCP) TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak (software) di sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak ini adalah TCP/IP stack.
 4. INTERNET ADDRESS alamat IP yang diberikan dalam bentuk kelompok angka kepada organisasi pengguna yang mengakses lewat internet. alamt IP pada awalnya diberikan oleh NIC (Net Work Information Center).
5. IPv4 IP addres adalah merupakan sebuah jaringan dengan IPv4 (internet protocol Versi 4). IPv4 adalah merupakan protokol standart yang paling banyak digunakan saat ini. penulisan IPv4 yang umum adalah dengan menggunakan dot-decimal notation, terdiri dari empat bagian angka desimal (disebut juga Octet) yang masing-masing dipisahkan dengan karakter “.” (dot atau titik), contohnya adalah 202.158.29.108
6. IPv6 Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol Internet versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv6 adalah21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a.
7. X25 X.25 adalah international Telecomunication Union Sektor Standarisasi Telekomunikasi (ITU-T), ptokol standar untuk komunikasi WAN yang mendefinikan bagaimana koneksi antara perangkat pengguna dan perangkat jaringan dibangun dan dipelihara. X.25 dirancang untuk beroperasi secara efektif terlepas dari jenis sistem yang terhubung ke jaringan. Hal ini biasanya digunakan dalam jaringan packet-switched (PSNs) dari pembawa umum, seperti perusahaan telepon. Pelanggan dikenakan biaya berdasarkan penggunaan jaringan. Pengembangan standar X.25 dimulai oleh operator umum di tahun 1970-an. Pada waktu itu, ada kebutuhan untuk WAN protokol mampu menyediakan konektivitas di seluruh jaringan data publik (PDNs). X.25 sekarang dikelola sebagai standar internasional oleh ITU-T.
8. Novell Netware Novell NetWare adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat berbasiskan tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. NetWare telah digantkan oleh Open Enterprise Server (OES). Versi terakhir dari NetWare hingga April 2007 adalah versi 6.5 Support Pack 6, yang identik dengan OES-NetWare Kernel, Support Pack 2.
9. ARPA ARPA (Automatic Radar Plotting Aids) adalah sistem standar pada semua kapal komersial dan secara luas digunakan di sektor maritim rekreasi.
10. Audio Streaming Audio Streaming adalah metode pengiriman sinyal audio ke komputer melalui Internet, dan berbeda dari metode "normal" untuk menerima audiointernet dalam satu hal penting: ". Wav" daripada harus men-download, "au." Atau tipe lain dari berkas sepenuhnya sebelum dapat mendengarkan, Anda mendengar suara seperti di komputer , dan karenanya tidak perlu menunggu download lengkap (yang akan sulit dengan siaran langsung pula!). Sebagai contoh hal ini diterapkan pada radio streaming online.
11. Video Streaming Video streaming adalah istilah yang sering kita gunakan saat melihat video diinternet melalui browser dimana kita tidak perlu men-download file video tersebut untuk dapat memutarnya. Istilah ini tersebut terdiri dari dua suku kata yaitu video dan streaming, secara istilah video berarti teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak, sedangkan streaming berarti proses penghantaran data dalam aliran berkelanjutan dan tetap yang memungkinkan pengguna mengakses dan menggunakan file sebelum data dihantar sepenuhnya.Jadi video streaming dapat diartikan transmisi file video secara bekelanjutan yang memungkinkan video tersebut diputar tanpa menunggu file video tersebut tersampaikan secara keseluruhan.Video streaming banyak diimplementasikan pada dunia pertelevisian untuk melakukan siaran dari website atau mengirimkan gambar siaran langsung melalui website atau disebut juga live streming. Jadi gambar yang didapatkan dari siaran langsung, sesegera mungkin ditransmisikan dan dapat diputar melalui internet.
12. Teleconference Pengertian teleconference atau telekonferensi atau teleseminar adalah komunikasi langsung di antara beberapa orang yang biasanya dalam jarak jauh atau tidak dalam satu ruangan dan dihubungkan oleh suatu sistem telekomunikasi. Jadi teleconference adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dilakukan melewati telefon atau koneksi jaringan. Pertemuan tersebut bisa menggunakan suara (audio conference) atau menggunakan audio-video (video conference) yang memungkinkan peserta konferensi saling melihat dan mendengar apa yang dibicarakan, sebagaimana pertemuan biasa. Dalam telekonferensi juga dimungkinkan menggunakan whiteboard yang sama dan setiap peserta mempunyai kontrol terhadapnya, juga berbagi aplikasi.




Penjelasan mengenai langkah mengubah IP Address, langkah mengubah Web Browser setting, dan langkah melakukan copy-paste informasi dari website ke dokumen office.

A. cara mengubah alamat IP, berikut langkah – langkah yang harus anda lakukan dalam menguah alamat IP:
1. Bukalah web browser anda, kemudian buka alamat web berikut ini http://www.myipaddress.com/what-is-my-ip-address/ jika sudah lalu isi kode verifikasi yang terlihat dilayar terlebih dahulu, setelah itu lihat alamat IP address anda
2. Langkah selanjutnya adalah membuka alamat website ini untuk mendapatkan IP address baru anda http://spys.ru/en/
3. Setelah itu masuk ke browser anda
  • Bila menggunakan Mozilla Firefox : Pengaturan > Canggih > pilih tab Jaringan > pada bagian sambungan pilih Setting/Pengaturan >pilih Konfigurasi Proxy Secara Manual > isikan alamat Proxy dan Portnya > Ok
  • Bila menggunakan Google Chrome : Customize disudut kanan dekat url address > Setting > Show Advance Setting > Change Proxy Setting > pilih tab Connection > LAN Setting > conteng Use Proxy Server for your LAN > isikan alamat Proxy dan Portnya > OK.
4. Kemudian buka kembali alamat web ini > http://www.myipaddress.com/what-is-my-ip-address/ lalu lihat perubahannya. Langsung deh alamat anda berubah, mudah bukan.
B.  MENGUBAH WEB BROWSER SETTING
Jika Anda menyukai cara kerja Google Chrome, Anda dapat membuatnya menjadi browser default, sehingga tautan yang diklik di komputer akan otomatis terbuka di Google Chrome.
1.      Buka Chrome.
2.      Di sebelah kanan atas, klik menu Chrome Chrome menu.
3.      Klik Setelan.
4.      Di bagian "Browser default", klik Jadikan Google Chrome browser default. 
5.   Jika Anda tidak melihat tombolnya, Google Chrome sudah menjadi browser default.
C.  
LANGKAH COPY PASTE INFORMASI DARI WEBSITE KE DOKUMEN OFFICE
Setiap website memiliki karakteristik yang berbeda. Ada yang ketika dicopy bisa terpaste semua secara lengkap, dan ada juga yang tidak. Oleh karena itu pertama-tama cobalah untuk copy paste secara langsung terlebih dahulu, jika ketika dipaste semua komponen bisa tercopy dengan lengkap..maka masalah selesai.
Block semua bagian web yang ingin dicopy -> Klik kanan -> Copy
Setelah itu paste di Microsoft Word. Di Word 2013 ada beberapa mode paste:
·        Keep Source Formatting: Format dokumen word (ukuran teks, tipe teks, warna teks, dsb) akan disesuaikan dengan format artikel web
·        Merge Formatting: Format dokumen akan diubah menjadi format dari Microsoft Word
·        Keep Text Only: Paste hanya teksnya saja
Pilih mode paste sesuai dengan kebutuhan kamu. WinPoin lebih suka menggunakan mode Merge Formatting.
Jika dengan cara copy langsung diatas semua komponen web sudah tercopy, maka masalah selesai.
Namun jika dengan copy paste secara langsung masih ada bagian yang tidak tercopy, maka kamu bisa mencoba cara 2.
Cara 2: Bersihkan, Print as PDF, lalu Convert ke Word
Cara kedua ini sedikit tricky, tetapi cukup ampuh juga untuk mengcopy seluruh halaman web ke word.
Pertama, bersihkan dulu halaman web yang ingin dicopy dari area yang tidak diperlukan. Untuk melakukannya, WinPoin menggunakan chrome extension Clearly dari Evernote.
Clearly akan membersihkan halaman website sehingga hanya isi nya saja yang tertinggal.
Sebelum dibuka dengan Clearly
Sesudah dibuka dengan Clearly
Setelah itu print halaman website sebagai file PDF
Setelah itu kamu tinggal mengubahnnya menjadi file Word. Jika kamu pengguna Office 2013, maka kamu tinggal klik kanan file PDF dan Open with Word. Office 2013 akan otomatis mengconvertnya menjadi dokumen Word.
Namun jika Office kamu versi sebelumnya, kamu perlu mengconvertnya terlebih dahulu menggunakan software PDF to Word Converter
Hasilnya, teks dan gambar di website akan tercopy semua ke Microsoft Word.

  


 
 
 Cr : http://xiiap1gitap.blogspot.co.id/2015/09/angkah-mengubah-ip-address-langkah.html